Gabung dan lihat iklan dapat Rupiah

Jumat, 28 Maret 2008

Warga Sianok Suspect Flu Burung

Padang , METRO-- Rumah Sakit Dr M Jamil Padang merawat pasien suspect flu burung. Seorang balita bernama Alifah Qasya berusia 1 tahun 11 bulan, warga Ngarai Sianok Kota Bukiktinggi, dirawat intensif di ruang isolasi IRNA Penyakit Dalam RS Dr M DJamil Padang. Alifah tiba di rumah sakit Senin (24/3) sore.


Pasien yang mengalami demam tinggi disertai sesak nafas berat langsung dirawat di ruang isolasi. Menurut Kepala Bagian Medik RSUP M Djamil Kamis (27/3), kondisi pasien memperlihatkan gejala seperti terserang flu burung - meskipun pasien tidak ada riwayat kontak dengan unggas. Kondisi tubuh dengan demam tinggi, batuk dan flu. “Berdasarkan surat rujukan dari puskesmas dan keterangan keluarga, pasien langsung dirawat di ruang isolasi. Melalui prosedur tetap (protab) flu burung, dilakukan rapid tes terhadap daerah pasien,” ujar Irayanti.

Menurutnya, dari hasil rapid tes yang dilakukan tim medis penanganan flu burung, sampel darah pasien menunjukkan hasil negatif. Tapi karena protab yang ada, sampel darah pasien tetap dikirim ke Laboratorium Pengembangan Kesehatan (Litbangkes) Departeman Kesehatan RI di Jakarta - untuk memperoleh hasil yang lebih akurat. Hasil dari Litbangkes akan keluar lima hari. Namun, Irayanti mengungkapkan, biasanya kalau hasil rapid tes menunjukkan negatif, kemungkinan hasil laboratorium juga negatif.
Apalagi, pasien tidak ada riwayat kontak dengan unggas.Tapi, karena prosedur untuk penanganan pasien suspect flu burung, maka untuk kepastian rumah sakit tetap menunggu hasil sampel darah Litbangkes. Dari informasi yang didapat oleh keluarga pasien, Alifah mengalami demam tinggi sekitar 1 minggu. Sebelumnya, kakak Alifah meninggal dunia seminggu sebelumnya dengan gejala yang sama dengan adiknya yaitu, panas tinggi, batuk dan sesak nafas berat.

“Informasi dari ibu pasien, Alifah panas tinggi setelah kakaknya meninggal seminggu sebelumnya. Karena kuatir pihak keluarga dan dokter yang merawatnya d Bukiktinggi merujuk ke M Jamil,” kata Irayanti. Hingga hari ketiga di rawat intensif di ruang isolasi Irna Penyakit Dalam, Alifah kondisinya belum stabil. Panasnya masih tinggi, sesak nafas dan batuk. Pasien tidak bisa dikunjungi oleh orang lain kecuali dokter yang merwat dan ibu pasien yang mendampinginya. (ren)


0 komentar:

Berita Terkait..

 
Copyright  © 2007 | Design by Unique             Icon from : FamFamFam             Powered by Powered By Blogger